Sunday, January 22, 2012

Melodi CINTA = tewas



Bukan tak tahu
Bukan jua buta
Tapi bagai menanti seru
Untuk terus setia


Sekali lagi. Menangis gila! Kutuk tampar diri, bak orang hilang akal warasnya. Sekali lagi. Menyesal tiada kata. Ulangi dosa itu untuk kesekian kalinya. Kerap saya terfikir, bila akan terus benar-benar setia taubat nasuha?



Keluh tidak guna. Menyesal apa kali kedua, tiga? Entah. Diri terasa bodoh. Hati terasa lenguh. Iyalah, sampai bila nafsu yang kawal kesemuanya? Bila ia saya lakukan, ada dicelah jiwa membisik melaung kata dosa. Diri enggan menghentikan. Sesaat dua. Tangan bagai mahu menampar pipi. Tapi hati kata, buat apa? Kau yang gila!

Dosa itu bagai mereka. Memang mereka. Gelak ketawa besar tatkala saya mengulangi langkah sumbing itu. Menari atas nama dosa, gerakannya memalukan manusia! Mereka akan ketawa. Mereka akan suka andai saya terus terikut kata pujukan mereka. Allahuakbar.

Saya tewas untuk kesekian kalinya. Dan jauh disudut hati ada berkata, tak mustahil ia berulang untuk hari seterusnya. Bagaimana kuat lagi perlu saya bentukkan diri?

“Perangilah mereka itu, sehingga tidak ada fitnah dan adalah agama sekaliannya bagi Allah. Sekiranya mereka berhenti, sesungguhnya Allah Maha Melihat apa yang mereka kerjakan.” 

Surah An Anfal:ayat 39


Saya takut. Nafsu bagai gelombang yang tidak berisyarat.

No comments: